Dialog malam dan angin

Malam :
lihat malam tanpa bintang…
bukan berarti malam yang dilewati gak berarti…
angin masih bisa menemani…
walau ia hanya berlalu begitu saja…
membuat malam dingin tapi penuh arti…

Angin:
bintang dan angin adalah pengagum malam…
yang kan senantiasa manemani malam…

Malam :
angin hanya membuat malam dingin penuh arti…
bukan dingin penuh arti yang selalu diharapkan malam…
hangat bulan terus saja ia inginkan…
agar malam tampak semakin berseri walau tidak dikelilingi kejora cinta…

Angin:
angin ingin merangkul seluruh malam ..
menyembunyikannya dari bintang dan bulan…
dan menyimpan malam untuknya sendiri..
tapi malam tak pernah bisa meninggalkan bintang
dan selalu merindukan bulan…
angin pun tak kuasa..
dan hanya bisa berlalu sesaat ditengah kemesraan mereka..
namun angin kan selalu menemani dan membelai lembut malam saat malam kesepian…

Malam :
malam tak selalu rindukan bulan…
karena bulan suka dengan kepucatan…
hingga ia bermesraan dengan siang..
terlalu cepat buat malam melupakan bulan…
sampai tak terlihat karena gelap…
hanya hujan yang bisa menemani…

Malam :
malam selalu saja berganti pasangan…
bukan karena malam gak mengerti…
tapi karena malam penuh arti dan cinta…

Angin:
kesunyian malam membuat bintang ingin menemani…
bulan ingin menghangatkan…
angin ingin merangkul..
dan hujan ingin menyejukkan…
tapi malam terlalu angkuh…
hingga dia kn selalu sepi dalam kegelapannya..

Malam :
Malam tetaplah malam..
malam selalu ditungu..
karena ia mampu melelapkan dan membuat mimpi2 indah..
malam bisa membuat tenang hingga pada akhirnya..

Angin:
keindahahn malam cuma fatamorgana yang selalu menyesatkan smua ke dalam kegelapannya..
saat semua sedang terbuai oleh belaian lembutnya,
malam pun pergi begitu saja…

2 Responses to “Dialog malam dan angin”

  1. The Big Says:

    Wah, seorang Nindya trnyata memiliki sisi puitik yg cukup kuat. Berani sekali bermain2 dgn metafora dan perang melawan duka. Duka itu mahal harganya. Pastikan duka membawa positif utk kita. Terus berpuisi ria ya, mbak… terus kembangkan “dunia” aksara yg ada di benakmu, di hidupmu, dan setiap hembus nafasmu…

  2. Nindya Says:

    seep pak…
    dengan dukungan kmu ya.. ^-^

Leave a Reply